SPI Poltekesos Bandung Menimba Ilmu ke SPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

UIN Jakarta, 29 Juni 2020 – Tim Poltekesos yang langsung dipimpin oleh Direktur Poltekesos Bandung, Wadir II Poltekesos Bandung, Kepala SPI dan Sekretaris SPI  Poltekesos Bandung Serta Kepala Bagian Umum dan Kerjasama diterima oleh Kepala SPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bapak Abdul Hamid Cebba,  Agenda Kegiatan Studi Banding ini tindak lanjut dari kegiatan Vicon sebelumnya (Senin, 18 Mei 2020)

Tujuan kegiatan ini observasi lapangan dan mempelajari dokumen-dokumen tentang kebijakan dan program SPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Output kegiatan ini  mendapatkan Dokumen Penting dari SPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, percepatan SPI Poltekesos Bandung tersusunnya kerangka kerja pengawas internal, pedoman SPI Charter, pedoman instrumen audit internal, pedoman petunjuk teknis operasional, terpenuhinya SDM sesuai kemampuan bidang masing-masing.

https://www.poltekesos.ac.id/detail-berita/72

Rapat Perdana: Koordinasi Awal Tim Likuidasi PT. Rumah Sakit Haji Jakarta (Dalam Likuidasi)

UIN Jakarta, 25 Juni 2020 – Seiring dengan prosesi penandatanganan dokumen serah terima pengalihan pengelolaan RS Haji Jakarta ke UIN Jakarta oleh Pelaksana Tugas Sekjen Kemenag Nizar Ali dan Rektor UIN Jakarta yang disaksikan Menteri Agama Fachrul Razi, PT. Rumah Sakit Haji Jakarta berubah status menjadi dalam likuidasi. Ditunjuknya Kepala SPI, Abdul Hamid Cebba, menjadi Likuidator, menjadi awal terbentuknya Tim Likuidasi yang berisikan dari gabungan sumber daya dari UIN Jakarta dan RS Haji.

Tim Likuidasi menggelar rapat perdananya di UIN dalam rangka koordinasi awal tim sebelum terjun bekerja memperoleh data-data valid untuk kebutuhan likuidasi. Ketua Tim Likuidasi, Pak Khairunnas, yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan UIN Jakarta, membuka kegiatan rapat dengan menyampaikan, “Target utama Tim Likuidasi adalah secara tuntas membubarkan PT. RS Haji, meski kondisinya khusus karena mau dibubarkan tetapi masih beroperasi.” Ketua Tim mendorong seluruh tim untuk bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku dan memberikan yang terbaik.

Likuidator menambahkan, bahwa memilih tim likuidasi ini dengan penuh pertimbangan. Akan meningkatkan derajat seseorang melalui tantangan likuidasi ke depan. Pengelolaan manajemen sudah diserahkan ke UIN Jakarta per tanggal 29 Mei 2020. UIN Jakarta merupakan yang paling cocok dari semua PTKIN untuk menerima RS Haji sebagai RS Pendidikan, tutupnya. (mus)

UIN Jakarta Resmi Kelola RS Haji Jakarta sebagai Rumah Sakit Pendidikan

 

Jakarta – Jumat, 29 Mei 2020 disaksikan Menteri Agama Fachrul Razi, Pelaksana Tugas Sekjen Kemenag Nizar Ali dan Rektor UIN Jakarta menandatangani dokumen serah terima pengalihan pengelolaan RS Haji Jakarta ke UIN Jakarta.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Amany Burhanuddin Umar Lubis menyampaikan akan meningkatkan peran RS Haji Jakarta menjadi rumah sakit pendidikan. Rencana ini diungkapkan Amany saat melaporkan perkembangan pengelolaan RS Haji Jakarta kepada Menteri Agama Fachrul Razi di Kantor Kementerian Agama Jakarta.

“Alhamdulillah saat ini proses pengalihan manajemen berjalan dengan lancar. Ke depan kita akan meningkatkan peran dari RS Haji Jakarta. Ultimate goalnya diharapkan bisa menjadi rumah sakit pendidikan,” kata Amany. Seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Jumat (5/6).

Rektor UIN melanjutkan, bahwa Rumah Sakit Haji Jakarta sekarang statusnya likuidasi, tadinya berstatus PT. Dan dalam suasana begini, Kemenag menyerahkannya kepada UIN Jakarta. Insya Allah ini akan menjadi rumah sakit pendidikan bagi UIN Jakarta. Ke depan sebagai rumah sakit pendidikan, RS Haji Jakarta diharapkan dapat membantu UIN Jakarta mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Jadi RS Haji Jakarta atau nantinya menjadi RS UIN Jakarta akan dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran dan penelitian untuk fakultas terkait,” tutup nya. (mus)

Kunjungan Kerja Virtual: SPI UIN Jakarta Menyambut Hangat Kelahiran SPI Poltekesos Bandung

UIN Jakarta, 18 Mei 2020 – SPI UIN Jakarta menerima kunjungan kerja virtual dari SPI Poltekesos Bandung. Poltekesos Bandung merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian Sosial RI yang menyelenggarakan program pendidikan Diploma IV Pekerjaan Sosial dan Program Pascasarjana Spesialis Pekerjaan Sosial. Perubahan bentuk kelembagaan STKS Bandung menjadi Politeknik Kesejahteraan Sosial, memberi warna baru dalam struktur organisasi dengan hadirnya Satuan Pengawasan Internal (SPI).

Menjadi sebuah kehormatan bagi SPI UIN Jakarta menjadi menjadi tujuan pertama kunjungan kerja SPI Poltekesos Bandung, meski dilaksanakan secara virtual tetap tidak mengurangi esensi kegiatan ini. SPI Poltekesos Bandung berharap mendapatkan pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan SPI. SPI UIN Jakarta dinilai memiliki pelaksanaan fungsi SPI yang baik. Sebagai kampus berstatus Badan Layanan Umum (BLU), SPI UIN Jakarta  tidak lagi hanya melakukan pengawasan di bidang keuangan tetapi sudah meningkat pada pengawasan bidang kinerja.

Direktur Poltekesos Bandung, Marjuki, turut hadir membersamai kegiatan ini, menyampaiakan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Beliau berharap pertemuan ini bisa menjawab pengembangan dan penguatan bidang non akademik di Poltekesos Bandung. Sesuai materi yang disampaikan Kepala SPI, Abdul Hamid Cebba, bahwa keberadaan SPI harus mendapatkan dukungan dari pimpinan lembaga, apabla tidak akan berdampak pada tidak terlaksanaanya fungsi pengawasan secara optimal. Kepala SPI melanjutkan, bahwa SPI bisa berfungsi baik apabila sudah memiliki SPI Charter (Piagam SPI), sebagai dasar pelaksanaan tugas SPI. Selain itu SPI juga harus didukung oleh sumber daya manusia penuh waktu agar tugas SPI bisa dilaksanakan secara optimal.

Kunjungan kerja virtual ini akan di lanjutkan dengan kunjungan langsung SPI Poltekesos Bandung, karena semangat menimba ilmu yang tinggi tentang pengelolaan dan pengawasan di SPI UIN Jakarta. (mus)

Pedoman Pelaporan Kegiatan Selama WFH

Bekerja dari rumah/ tempat tinggal / Work From Home (WFH) merupakan kegiatan melaksanakan tugas kedinasan, menyelesaikan output, koordinasi, rapat dan tugas lainnya dari rumah/tempat tinggal pegawai dengan memanfaatkan sarana media elektronik. Berdasarkan SE MENAG Nomor SE 4 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Agama Nomor : SE 3 Tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Pada Kementerian Agama, dimana pada Point E Bagian 4 dikatakan “Bagi satuan kerja yang telah memungkinkan melakukan presensi secara online, presensi dapat dilakukan dari rumah masing-masing, namun bagi yang tidak memungkinkan, presensi ditunjukan dalam bentuk laporan kerja”.

atas pertimbangan tersebut SPI UIN Jakarta menyusun Pedoman Pelaporan Pekerjaan selama WFH untuk memudahkan para pegawai dalam melaporkan kegiatannya. Pedoman serta form-form yang dibutuhkan dapat didownload pada link dibawah ini :

  1. Pedoman Bekerja DIrumah (WFH) https://drive.google.com/open?id=1iKQbMp_EhxLpT2fdybamZdzRtuvvra31
  2. FORM A – Pimpinan dan Jabatan Tertentu https://drive.google.com/open?id=162Q-IQEMeC9xUT0KWu9Oz5jufgtvDcnZ
  3. FORM B – Jabatan Tertentu Lainnya https://drive.google.com/open?id=1kpBpu90oK7r9WLEV6mpVwC7KokXeMxXL
  4. FORM C – Jabatan Pelaksana https://drive.google.com/open?id=1RhyBTuCzrlrrB827O_DLXK27wFOBtPsD

semoga dengan adanya pedoman tersebut para pegawai UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dapat melaporkan kegiatannya selama WFH. (ys)

Work From Home, SPI UIN Jakarta Melakukan Rapat Virtual

Senin, 23 Maret 2020 melakukan Rapat Kordinasi secara Virtual di kediaman masing-masing dikarenakan berdasarkan Edaran dari Kementerian maupun Universitas yang mengharuskan setiap pegawainya untuk Bekerja di rumah atau Work Form Home (WFH) untuk Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). WFH tidak menghalangi rutinitas operasional Satuan Pengawasan Internal Jakarta dalam berkordinasi dan membahas pekerjaan-perkerjaan yang telah ditargetkan sebelumnya untuk mencapai Kontrak KInerja yang telah ditandatangi oleh Kepala SPI dengan Rektor.

 

Dalam rapat kordinasi kali ini SPI UIN Jakarta berkordinasi dengan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu UIN Jakarta Dr. Muhammad Zuhdi, M.Ag mengenai Penilaian Kinerja Untuk Para Dosen serta pembayaran Remunerasinya. Dalam rapat tersebut juga dibahas pekerjaan-perkerjaan yang harus diselesaikan dalam 1 minggu ke depan, antara lain adalah :

  1. Pembuatan Pedoman dan Mekanisme Pengawasan dengan mekanisme Shadowing
  2. Pembuatan database untuk keperluan Audit Operasional
  3. Mekanisme Pelaporan Pekerjaan selama WFH

Audit Operasional akan dilaksanakan berdasarkan pemetaan resiko yang disusun menggunakan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. diharapkan dengan adanya audit operasional dapat mempermudah para unit untuk menjadi unit yang memiliki Prinsip Good University Governance. (ys)

SPI UIN Jakarta menerima kunjungan Kunjungan Kerja SPI Universitas Udayana

Rektorat – Kamis, 19 Desember 2019, SPI UIN Jakarta menerima kunjungan kerja (studi visit) dari SPI Universitas Udayana. Universitas Udayana sendiri merupakan salah satu Satker BLU bidang Pendidikan dibawah Kementerian Ristekdikti, dimana dalam perjalanannya SPI Udayana masih membutuhkan banyak input khususnya dalam pengelolaan operasional SPI baik dalam tugas-tugas audit maupun pengelolaan manajerial lainnya. SPI Universitas Udayana saat ini diisi oleh Kepala, Sekretaris, 9 orang Auditor dan 1 orang staf administrasi audit.

Kedatangannya SPI Universitas Udayana ke SPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah dalam rangka melakukan kunjungan kerja/studi visit terkait pelaksanaan tugas-tugas SPI secara umum. Beberapa aspek studi visit SPI Universitas Udayana di SPI UIN Jakarta adalah tentang Sejarah pendirian SPI, Struktur Organisasi, Pelaksanaan Manajemen Risiko, Ruang Lingkup Pengawasan, SDM SPI, hingga implementasi audit internal terhadap kinerja unit.

Seluruh Anggota SPI Universitas Udayana diterima di ruang Meeting SPI Gedung Rektorat Lantai III. Proses berjalannya Studi Visit Universitas Udayana dimulai dengan pembukaan oleh Sekretaris SPI, Rahmawati, SE., MM, kemudian penyampanyan maksud dan tujuan oleh Kepala SPI Universitas Udayana Dr. Ketut Muliartha RM, S.E., M.M., Ak., CPA, kemudian selanjutnya Pemaparan oleh Kepala SPI Drs. Abdul Hamid Cebba, Ak., CA., MBA., CPA. tentang profile SPI. Selanjutnya proses studi visit dilakukan dengan diskusi dan tanya jawab dengan seluruh anggota SPI UIN Jakarta. Acara ditutup dengan penyerahan cendramata dan beberapa buku pedoman dan SPI Charter baik dari SPI Universitas Udayana maupun dari SPI UIN Jakarta. (rzk)

SPI UIN Jakarta melaksanakan Pendampingan Penandatanganan Kontrak Kinerja oleh para Pejabat dilingkungan Fakultas, Sekolah Pascasarjana, Biro dan Lembaga

 

Diorama, UIN Jakarta – Seiring dengan perkembangan tata kelola di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pimpinan berupaya melakukan akselerasi dan inovasi dalam mewujudkan Good University Governance di kampus UIN Jakarta. Salah satu program inovasi yang dilakukan pimpinan UIN Jakarta adalah dengan memberlakukan Kontrak Kinerja bagi seluruh pejabat di lingkup Fakultas, Sekolah Pascasarjana, Biro dan Lembaga.

Kegiatan penandatangan Kontrak Kinerja ini berlangsung di ruang Diorama Gedung Auditorium Harun Nasution pada hari Senin tanggal 9 September 2019 dengan dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA beserta seluruh jajaran Wakil Rektor, Seluruh Dekan, Wakil Dekan, Kepala dan Sekretaris Prodi, Kepala Biro, Kepala Bagian, Kepala dan Sekretaris Lembaga serta seluruh personil SPI UIN Jakarta yang melakukan pendampingan.

Dalam pembukaannya, Rektor menyampaikan bahwa penandatangan Kontrak Kinerja ini sangat penting bagi seluruh pejabat dan pimpinan di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, karena ini merupakan komitmen bersama untuk mencapai berbagai target kinerja yang tertuang dalam perjanjian kinerja Institusi UIN Jakarta dengan 2 institusi induk yakni Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama dan DIrjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Rektor menegaskan bahwa setiap pejabat wajib untuk mendukung setiap kegiatan yang merupakan kepentingan institusi, sehingga mengharuskan segala kegiatan yang akan dilaksanakan dapat bersinergi dan selaras dengan target kinerja yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaan pendampingannya, Kepala SPI Drs. Abdul Hamid Cebba, MBA., Ak., CA., CPA. menyampaikan bahwa penandatangan Kontrak kinerja pejabat ini berisikan target dan bobot kinerja yang nantinya akan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap capaian kinerja masing-masing jabatan. Pelaksanaan monev SPI terhadap capaian kinerja pejabat dilingkungan UIN Syarif HIdayatullah Jakarta dilakukan melalui metode pengawasan berupa audit dan reviu. Capaian kinerja audited akan menjadi dasar perhitungan dan pembayaran insentif remunerasi bagi pejabat dilingkungan UIN Jakarta. (rzk)

 

SPI UIN Jakarta Menggelar Rapat Koordinasi Dengan Bendahara Pengeluaran

 

 

Diorama, UIN Jakarta – Dalam rangka pengawasan berkala pada pelaksanaan anggaran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, SPI melaksanakan rapat kordinasi dengan seluruh Bendahara Pengeluaran (BP) dan Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) dilingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara berlangsung di ruang Diorama Gedung Auditorium Harun Nasution pada 5 September 2019. Tujuan diadakannya rapat kordinasi ini adalah menghimpun segala informasi baik permasalahan yang muncul selama pelaksanaan kegiatan perbendaharaan keuangan negara maupun masukan sebagai bentuk perbaikan dimasa yang akan datang.

Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 22 Bendahara Pengeluaran dari seluruh Fakultas, Rektorat dan unit kerja lainnya. Acara dibuka oleh Kepala SPI Drs. Abdul Hamid Cebba, MBA., Ak., CA., CPA. Yang menyampaikan bahwa kegiatan kordinasi dengan para Bendaharawan ini merupakan salah satu program utama di era kepemimpinan SPI sekarang ini. Hal ini mengingat bahwa betapa pentingnya peran dan fungsi bendaharawan dalam mengelola keuangan negara. Oleh karena itu, kiranya sangat penting bagi SPI mewadahi para Bendaharawan dalam menyampaikan permasalahan dan masukan terkait pengelolaan keuangan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sehingga segala permasalahan yang terjadi dapat segera mendapatkan solusi.

Dalam sesi sharing pada rapat kordinasi tersebut, diketahui terdapat setidaknya 11 permasalahan yang muncul dalam pengelolaan keuangan khususnya dalam pelaksanaan tugas-tugas kebendaharaan. 11 poin tersebut menjadi masukan bagi SPI untuk segera mencarikan jalan keluar melalui pembahasan ditingkat pimpinan. Kepala SPI sangat concern dalam menyikapi berbagai permasalahan yang muncul ini sehingga perlu menyusun action plan untuk proses penyelesaian ini. Hal ini dilakukan selain untuk menjaga stabilitas pelaksanaan pengelolaan anggaran tetapi juga agar menghindari potensi temuan dari pihak auditor eksternal. (rzk)

SPI UIN Jakarta Mengikuti Kegiatan Pembahasan Rencana Kinerja Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Tahun 2019

Sentul, Bogor – SPI UIN Jakarta diundang oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama untuk menghadiri kegiatan pembahasan Rencana Kinerja Pengawasan Tahun 2019 dengan tema perencanaan kinerja pengawasan berbasis risiko. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2019 sampai dengan 16 Agustus 2019 bertempat di Hotel Olympic Renotel Sentul Bogor. Peserta dalam acara tersebut  perwakilan dari unsur Sekjen Kemenag, Ditjen Pendis, Ditjen PHU, Ditjen Bimas Islam, Kanwil Kemenag, UPT Asrama Haji, Balitbang Kemenag, perwakilan MAN dan MTsN, dan perwakilan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. UIN Jakarta diwakilkan oleh 2 orang Kordinator SPI yakni Rezky Mehta Setiadi, SE., M.Ak selaku Kordinator bidang Audit Keuangan dan Kepatuhan SPI dan Ahmad Afandi, SE., ME., selaku Kordinator Bidang Audit Khusus dan Adhoc SPI.

Acara dibuka oleh Plt. Sekretaris Itjen Nur Arifin kemudian pada sesi pertama acara langsung diisi dengan pemaparan materi pengawasan berbasis risiko oleh Auditor Madya BPKP Amiruddin Arif, yang memaparkan tentang manajemen risiko dan penerapan SPIP. Kemudian pada sesi sore diisi oleh Direktur Pengawasan Bidang Pengembangan SDM dan Kebudayaan BPKP Iwan Taufiq Purwanto yang menyampaikan secara detil bagaimana konsep perencanaan pengawasan intern berbasis risiko.

Berikutnya pada sesi ketiga pemaparan materi oleh Plt. Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Dr. Yusrial Bachtiar, Ak. MM., CA. Ia memaparkan tentang Sistem manajemen pengawasan berbasis risiko pada Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti. Dalam penjelasannya, Itjen Kemenristekdikti melakukan terobosan dengan cara kolaboratif audit, dimana menarik para Auditor SPI di PTN untuk difungsikan sebagai Auditor Itjen. Hal ini dilakukan dalam merespon terbatasnya jumlah SDM auditor sementara Audit Universe pada Kemenristekdikti yang jumlahnya cukup banyak.

Sesi keempat hari berikutnya, pemaparan materi diisi oleh Plt. Sekretaris Itjen Nur Arifin. Ia memaparkan tentang kebijakan audit berbasis analisis risiko, dimana dalam penjelasannya bahwa terjadi transformasi dalam proses perencanaan pengawasan pada itjen kemenag dari yang semula menggundakan basis konvensional menjadi basis risiko.

Untuk sesi kelima dan keenam, dilakukan diskusi kelompok dimana dalam diskusi dibagi menjadi 2 kelompok yakni Kelompok 1 dengan materi pembahasan perencanaan kinerja berbasis risiko dimana pesertanya adalah para auditor itjen, dan kelompok 2 dengan materi pembahasan manajemen risiko pada satuan kerja dimana pesertanya adalah para perwakilan satker kemenag yang diundang.

Pada sesi ketujuh, sharing pengetahuan terkait perencanaan audit investigasi berbasis risiko pada kemenkeu oleh Auditor Madya Inspektorat Investigasi Kemenkeu. Dan sesi terakhir diisi oleh Dr. Hilmi Muhammadiyah yang menyampaikan program peningkatan kapasitas aparat pengawasan internal dalam melakukan audit berbasis risiko.

Acara ditutup oleh Plt. Sekretaris Itjen Nur Arifin yang mengharapkan bahwa kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas auditor Itjen dalam hal perencanaan program pengawasan berbasis risiko, serta bagi satker dilingkungan Kementerian Agama dapat menerapkan Manajemen Risiko untuk mendukung pencapaian tujuan Kementerian Agama pada umumnya dan Satker pada khususnya. (rzk)