Satuan Pemeriksa Intern

Mar 16

Kepala SPI Tandatangani Kontrak Kinerja IKU 2022 Dengan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Bogor, 7 – 9 Maret 2022 bersamaan dengan dilaksanakannya Rapat Kerja Pimpinan 2022, Kepala SPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Drs. Abdul Hamid Cebba, MBA., Ak., CA., CPA didampingi Sekretaris, Ahmad Afandi, SE., ME., CRMP dan 2 Orang tim SPI, Mufti Rahmatika, SE, M.Ak dan Yudi Setiadi, SE., ME. CRMP menandatangani Kontrak Kinerja IKU Tahun 2022 dihadapan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Hj. Amany Burhanuddin Umar Lubis, M.A..

Dengan ditandatanganinya IKU ini, maka seluruh program dan kegiatan SPI harus selalu selaras dalam rangka pencapaian target IKU yang telah dikontrak kinerjakan. Sebagaimana diketahui IKU berisi tentang indikator-indikator yang dianggap paling utama untuk dipenuhi pada tahun 2022 ini, IKU juga berisi target capaian dan bobot masing-masing IKU. IKU ini secara rutin dan terstruktur akan dilaporkan setiap triwulanan kepada Rektor. (B)

Jan 04

SPI UIN JAKARTA MENGINIASI KEGIATAN AUDIT KOLABORATIF LPM DAN SPI PTKN

Dalam rangka meningkatkan Good University Governance di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, SPI UIN Jakarta mengadakan pertemuan antara SPI PTKN seluruh Indonesia dan LPM PTKN seluruh Indonesia. Menindaklanjuti arahan dari Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof Dr Suyitno menyatakan ada dua lembaga yang menjadi kunci utama dalam pengembagan mutu sebuah perguruan tinggi. Kedua lembaga itu adalah Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan Satuan Pengawasan Internal (SPI).
Prof. Suyitno menjelaskan, LPM memiliki tugas untuk mengawal mutu suatu program studi (prodi), di antaranya soal akreditasi. Keberadaan LPM sangat penting karena mutu dan akreditasi program studi dapat menentukan berhasil tidaknya program internasionalisasi perguruan tinggi.
Mutu kedua yang penting bagi perguruan tinggi adalah pemberdayaan SPI, peran SPI harus lebih diberdayakan dalam mengawal pelaksanaan tata kelola administrasi keuangan dengan baik dan maksimal, mulai dari perencanaan, implementasi, pengawasan, dan evaluasi.
Jika peran SPI diberdayakan secara maksimal dan mengawal betul tata kelola administrasi keuangan, termasuk untuk Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, pimpinan pun tentu akan tidur nyenyak saat ada pemeriksaan internal dan bahkan eksternal.

Jadi kedua lembaga ini, yakni LPM dan SPI, harus benar-benar diberdayakan secara maksimal serta mampu mengawal mutu akreditasi prodi dan tata kelola keuangan perguruan tinggi.SPI UIN Jakarta mengisiasi kegiatan kolaboratif antara LPM dan SPI pada tanggal 10-12 November di Arosa Hotel Jakarta, hasil kegiatan kolaboratif ini telah menghasilkan 5 Pedoman, antara lain :
1. Pedoman Audit Kolaboratif IKU
2. Pedoman Audit Kolaboratif Renstra
3. Pedoman Audit Kolaboratif SPMI
4. Pedoman Audit Kolaboratif Risk Assesment
5. Pedoman Audit Kolaboratif RBA

Semoga dengan adanya kegiatan ini, LPM dan SPI semakin menjadi garda terdepan dalam memajukan PTKN (ZZ)

Jan 03

SPI UIN JAKARTA MENYUSUN INDIKATOR KINERJA PEGAWAI TAHUN 2022

Dalam rangka membangun Good Governance, maka indikator berbasis kinerja memfokuskan pada upaya untuk mewujudkan outcome (hasil). Oleh karena itu, diperlukan cara mengukur kinerja perorangan salah satunya adalah diharuskannya setiap pegawai menyusun Indikator Kinerja Individu (IKI). Tujuannya yakni untuk mengukur capaian kinerja setiap pegawai, sesuai jabatannya serta, sebagai bahan penyusunan Perjanjian Kinerja dan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) serta sebagai tolak ukur pemberian tunjangan kinerja. Indikator Kinerja Individu (IKI) merupakan sesuatu yang akan dihitung diukur dan digunakan sebagai parameter dalam penilaian kinerja. Untuk tingkat pelaksana / Jabatan Fungsional Umum (JFU), IKI harus memuat indikator utama yang sesuai dengan IKI Eselon IV. Berbeda dengan dengan JFU, IKI bagi pegawai dengan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) berdasarkan butir pekerjaan yang sudah ditentukan.

Pada kesempatan ini Satuan Pengawasan Internal (SPI) dan Bagian Organisasi Kepegawaian Perundang-undangan (OKP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membentuk Tim penyusun IKI untuk Tahun 2022 UIN Jakarta di Arosa Hotel tanggal 30 November – 2 Desember 2021. Penyusunan IKI sampai pada level staff diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran, kemauan dan kemampuan dalam mengidentifikasi kualitas kinerja masing-masing. Dan dengan adanya IKI maka pegawai mempunyai sasaran dan tujuan kerja yang jelas, terarah dan terukur.

Abdul Hamid Cebba sebagai Kepala SPI UIN Jakarta mengatakan “IKI ini digunakan sebagai penilaian kinerja dengan monitoring secara berkala oleh atasan langsung. Sehingga pemberian Remunerasi dapat mempertimbangkan kinerja individu berdasarkan IKI tersebut” ujarnya.(ZZ)

Oct 25

Orientasi Satuan Pengawasan Internal (SPI)

Jumat, 22 Oktober 2021, SPI UIN Jakarta mengadakan orientasi untuk para SPI PTKN se-Indonesia. Acara tersebut diikuti oleh 58 Perguruan Tinggi dibawah Kementerian Agama. Acara tersebut di buka oleh Kepala SPI Drs. Abdul Hamid Cebba, MBA.,CA.,Ak.,CPA dan materi disampaikan oleh Sekretaris SPI yaitu Ahmad Afandi, SE.,ME.,CRMP.

Pada kesempatan tersebut Pak Cebba menyampaikan peran dan fungsi dari SPI dan Pak Afandi menyampaikan segala kebutuhan maupun hal-hal yang harus dipersiapkan oleh para SPI. (ys)

Materi Orientasi dapat di download pada Materi Orientasi

Aug 10

Auditor SPI UIN Jakarta Mendapatkan Gelar Certified Risk Management Professional (CRMP)

Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Jakarta menugaskan dua (2) Auditor SPI yakni 1) Ahmad Afandi dan 2)Yudi Setiadi untuk mengikuti Pendidikan dan sertifikasi CRMP yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi. Manajemen Resiko (LSPMR) berafiliasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yakni PT.RAP Learning Center. Kegiatan diklat dilaksanakan secara dalam jaringan (daring), selama 4 hari mulai tanggal 21 Juni 2021 sampai dengan 24 Juni 2021, ditambah dengan 1 hari (25 Juni 2021) khusus untuk pengayaan materi dan persiapan ujian.
Program pendidikan dan sertifikasi manajemen resiko ini dirancang berdasarkan kurikulum yang telah ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Resiko (LSPMR) dibawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut juga telah diakui oleh Global Integrated Risk Management Association (GIRMA) .
Peserta akan mengikuti materi pelatihan dengan beberapa kompetensi untuk memenuhi kriteria penetapan sebagai Ahli Manajemen Risiko Organisasi Terintegrasi (AMAROT). Materi ujian sertifikasi ini meliputi:
1. Business Quantitative (BQ)
2. Financial Risk Management (FRM)
3. Risk Management Technique (RMT)
4. Enterprise Risk Management (ERM)
5. Business Continuity Management (BCM)
6. Operational Risk Management (ORM)
7. Project Risk Management (PRM)
8. Test Kemampuan dan Wawancara

Unutuk memperoleh gelar CRMP Setiap peserta harus memenuhi passing grade untuk seluruh ujian tulis yang di ujikan dalam sertifikasi tersebut dan lulus pada Tes Kemampuan dan Wawancara yang dilakukan oleh Tim Penguji Kompetensi Asesmen dari Badan Nasional Sertfikasi Profesi (BNSP). Penguji/ Asesor tersebut berasal dari :
1. Perwakilan LSPMR
2. Perwakilan GIRMA
3. Praktisi Manajemen Risiko

Berdasarkan Hasil Ujian dan Wawancara kepada Ahmad Afandi, SE., ME dan Yudi Setiadi, SE., ME dinyatakan Kompeten dan berhak mendapatkan gelar “CRMP”. Selamat kepada Ahmad Afandi, SE., ME., CRMP dan Yudi Setiadi, SE., ME., CRMP (MR)

Older posts «

» Newer posts