Satuan Pemeriksa Intern

«

»

Jul 20

Membangun Struktur Organisasi SPI

struktur spiSPI – Setelah sebelumnya kita membahas langkah awal setelah dibentuknya Satuan Pemeriksa Internal atau Satuan Pengawas Internal (SPI), yakni bagaimana menyusun Piagam Audit/SPI Charter, maka kali ini dalam rangka membangun sebuah unit SPI yang kuat kita akan mencoba membahas bagaimana membangun struktur organisasi SPI. Layaknya sebuah bangunan, struktur memegang peranan penting demi kokohnya bangunan tersebut.

Tujuan dibangunnya sebuah struktur organisasi dalam sebuah unit kerja adalah untuk merumuskan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) agar tidak terjadi overlapping dalam pelaksanaan tupoksi tersebut. Didalam struktur organisasi terkandung rentang kendali (span of control) antara pimpinan yang satu dengan yang lainnya untuk memperjelas orang-orang/staf yang akan dibawahinya. Struktur organisasi juga penting untuk mengatur hubungan yang baik antar sebuah unit dengan unit kerja lainnya, dengan struktur organisasi pula diharapkan seluruh kemampuan masing-masing personalia/staf menjadi lebih optimal demi tujuan dan cita-cita organisasi.

Kembali kepada serial membangun SPI kali ini, membangun struktur organisasi SPI. Pada dasarnya tidak ada struktur baku sebuah organisasi SPI. Struktur organisasi yang baik adalah struktur yang mampu ‘membaca’ kebutuhan organisasinya. Terlalu banyak atau terlalu gemuk tidak bagus, terlalu sedikit atau terlalu kurus juga tidak bagus. Semua harus jelas mempertimbangkan aspek efektivitas, efisiensi dan ekonomis (3E) sebuah tata kelola organisasi. SPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, berdasarkan best practices membuat struktur organisasi yang sedapat mungkin memenuhi aspek 3E seperti dijelaskan diatas.

Selain mandatory struktur sebagaimana Ortaker dan Statuta yakni keberadaan Kepala dan Sekretaris, SPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membentuk 4 (empat) divisi yang masing-masing dipimpin oleh seorang Kordinator Divisi. Keempat divisi tersebut adalah:

1. Divisi Audit Keuangan dan Kepatuhan, divisi yang antara lain bertugas melakukan verifikasi LPJ proses revolving dana/GUP (dahulu sebelum kemudian didalam Ortaker UIN Syarif Hidayatullah Jakarta muncul nomenklatur Subag Verifikasi dan Pelaksana Anggaran di Bagian Keuangan pada Biro Perencanaan dan Keuangan), Preventif Audit Dokumen Tagihan Pengadaan LS dari pemeriksaan dokumen hingga turun audit/cek pekerjaan fisik di lapangan, dan melakukan reviu RBA unit kerja (fakultas/rektorat) dalam rangka persiapan penyusunan RKA KL UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan penugasan lainnya. Oleh karena itu menjadi sebuah keharusan bagi setiap personil divisi ini untuk mengetahui dan menguasai seluk belum standar biaya masukan (SBM) serta lika-likuĀ  proses pengadaan barang dan jasa.

2. Divisi Audit Khusus dan Adhoc, divisi ini yang bertugas melalukan pendampingan manakala auditor eksternal masuk melakukan audit di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Auditor BPK, Itjen, BPKP atau dari Kantor Akuntan Publik (KAP) akan berkomunikasi dan berkordinasi dengan personalia di divisi ini. Selain itu, di divisi inilah terdapat tugas reviu laporan keuangan internal sebelum di submit ke pihak eksternal, baik ke Kemenag, Kanwil DJPB maupun ke PPK BLU.

3. Divisi Riset dan Development, divisi ini bertugas menyusun pedoman-pedoman yang diperlukan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan operasional, melakukan pengembangan-pengembagan atas sistem yang telah berjalan, melaksanakan monitoring dan evaluasi implementasi IKU (Indikator Kinerja Utama), melaksanakan audit e-LKP, merencanakan pelatihan-pelatihan guna meningkatakan kompetensi para personil SPI.

4. Divisi Administrasi dan Penatausahaan Hasil Audit, divisi ini bertugas menerima dan mengarsipkan surat maupun dokumen baik yang masuk maupun yang keluar, membuat draft surat keluar, surat tugas, membuat realisasi penyerapan anggaran untuk setiap kegiatan, melakukan penginputan nilai capaian dan absensi e-LKP seluruh pegawai. Terpenting dari divisi ini adalah mendokumentasikan secara baik seluruh kertas kerja hasil audit yang telah dilakukan auditor SPI.

Itulah 4 (empat) divisi yang melengkapi struktur organisasi SPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sekali lagi tidak ada bentuk baku struktur ideal sebuah unit SPI, ini hanya sebuah contoh bentuk yang telah diterapkan, keunikan universitas/institut/organisasi akan sangat mempengaruhi struktur organisasi SPI Anda. (ady cahyadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>