Satuan Pemeriksa Intern

«

»

May 12

Model Pengendalian Internal CoCo

SPI – Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang model pengendalian internal, kali ini kita membahas empat komponen CoCo dan 20 kriterianya. Perbedaannya CoCo dengan COSO terdapat pada fokus empat pertanyaan CoCo, yakni:
1. Apakah perusahaan mempunyai tujuan yang benar ?
2. Apakah perusahaan mempunyai aktivitas pengendalian yang memadai?
3. Apakah perusahaan mempunyai kapabilitas, komitmen dan lingkungan yang tepat?
4. Apakah perusahaan melakukan monitoring, pembelajaran dan mengadaptasi?

CoCoCoCo mempunyai empat komponen untuk menjawab keempat pertanyaan tersebut yakni purpose, commitment, capability dan monitoring and learning. Keempat komponen tersebut merupakan siklus yang sangat mudah dipahami. CoCo membangun landasan COSO dengan mengidentifikasi komponen-Komponen yang sama tetapi CoCo melebihi COSO dalam melihat apakah suatu organisasi mempunyai tujuan dan aktivitas pengendalian yang tepat. CoCo juga menekankan pada komitmen dan kapabilitas sebagai bagian yang penting dalam proses pembelajaran suatu organisasi untuk meyakinkan apakah lingkungan pengendalian mendukung perbaikan yang terus menerus dan pada saat yang bersamaan mencegah risiko atas ketidaktercapaian tujuan organisasi. Seperti juga COSO, model CoCo dapat diaplikasikan pada bentuk organisasi apapun, pada setiap level tingkatan yang dapat memungkinkan adanya respon secara umum atas pengendalian menyeluruh. Kriteria yang digunakan dalam CoCo adalah sebagai berikut :
Tujuan
1. Tujuan harus dinyatakan dan dikomunikasikan kepada seluruh stakeholder
2. Risiko signifikan baik dari dalam maupun luar organisasi yang terkait dengan pencapaian tujuan harus diidentifikasikan dan dinilai.
3. Kebijakan yang didesain untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi dan pengelolaan risiko harus dibuat, dikomunikasikan dan dipraktekkan sehingga pegawai mengerti apa yang diharapkan dan kebebasan yang diperlukan untuk bertindak.
4. Perencanaan untuk menuntun pencapaian tujuan organisasi harus disusun dan dikomunikasikan.
5. Tujuan dan perencanaan terkait harus mencantumkan target dan indikator kinerja.
Komitmen
1. Nilai-nilai etika termasuk integritas harus dibuat secara formal, dikomunikasikan kepada seluruh stakeholder dalam organisasi.
2. Kebijakan dan praktek manajemen SDM harus konsisten dengan etika dan nilai-nilai dan pencapaian tujuan.
3. Wewenang, tanggungjawab dan akuntabilitas harus secara jelas didefinisikan dan konsisten dengan tujuan organisasi sehingga keputusan-keputusan dan pelaku-pelaku diperagakan dengan benar oleh pegawai.
4. Atmosfir kepercayaan yang tinggi harus dipelihara dan didukung oleh informasi yang mengalir antara pegawai dan kinerja mereka dalam mendukung pencapaian tujuan oeganisasi.
Kemampuan
1. Pegawai harus memiliki pengetahuan, keahlian dan peralatan yang cukup untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi.
2. Proses komunikasi harus mendukung nilai dan pencapaian organisasi atas tujuan yang telah ditetapkan.
3. Informasi yang cukup dan relevan harus diidentifikasi dan dikomunikasikan pada saat yang tepat sehingga pegawai dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
4. Tujuan dan aktivitas dari bagian yang berbeda dalam suatu organisasi harus dikoordinasikan.
5. Aktivitas pengendalian harus didesain sebagai kesatuan yang menyeluruh dari suatu organisasi dengan mempertimbangkan tujuan, risiko dan hubungan terkait antar komponen pengendalian.
Pengawasan dan Pembelajaran
1. Lingkungan internal dan eksternal harus dimonitor untuk memperoleh informasi sehingga tujuan dan pengendalian organisasi tetap mutakhir.
2. Kinerja harus dimonitor dibandingkan dengan target dan indikator yang telah ditetapkan.
3. Asumsi yang digunakan dalam penentuan tujuan dan sistem harus secara periodik dikaji ulang.
4. Informasi yang dibutuhkan harus dikaji terus menerus sesuai dengan adanya perubahan tujuan atau adanya pelaporan yang menunjukan penyimpangan.
5. Prosedur tindaklanjut harus disusun dan dilakukan untuk menjamin bahwa perubahan dan kegiatan yang tepat dilakukan.
6. Manajemen secara periodik menilai efektifitas pengendalian dan kemudian mengkomunikasikan hasilnya kepada yang berwenang.

Berdasarkan paparan kriteria CoCo diatas, penulis berpendapat bahwa model pengendalian CoCo lebih ‘dekat’ dengan dinamika organisasi saat ini dimana manajemen strategis menjadi sebuah keharusan bagi organisasi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Selain itu, pola penganggaran berbasis kinerja (performance based budgeting) dengan variabel-variabel indikator kinerja utama (IKU atau KPI), target capaian, dan realisasinya sangat selaras dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan CoCo. Bagaimana dengan Anda??

disarikan oleh ady cahyadi dari berbagai sumber diantaranya Buku Internal Audit, Sawyers

9 comments

Skip to comment form

  1. meet singles for free

    I travel all around the world for work, and it used to be really lonely. Now I can go onto Tinder and have a date lined up in a new city before I even get out of the airport!

  2. Creampie Surprise

    The researchers then rated the responses of each one with the two offers
    in the members of a potential partner from the different levels of attractiveness.
    With adult online dating sites you might have the perfect place to
    practice your sexiness. This is a easy way to get rid of each of the profiles that
    aren’t well suited for you.

    my homepage … Creampie Surprise

  3. Starfall 2018

    Hello! This is kind of off topic but I need some help from
    an established blog. Is it hard to set up your own blog?
    I’m not very techincal but I can figure things out pretty fast.

    I’m thinking about making my own but I’m not sure where to
    begin. Do you have any tips or suggestions?

    Thank you

  4. شیشه شیر چیکو

    I’ve read several excellent stuff here. Certainly price bookmarking for
    revisiting. I wonder how so much effort you put to make this sort of magnificent informative web site.

  5. pkv games uang asli

    What’s up to all, the contents present at this web page are actually awesome for
    people knowledge, well, keep up the good work fellows.

  6. خرید گیفت کارت

    I don’t even understand how I finished up here, but I thought this post was good.
    I do not recognize who you’re however definitely you’re going to a famous blogger for those who aren’t already.
    Cheers!

  7. pkv games online

    I don’t even know how I finished up right here, however
    I believed this post used to be good. I don’t know
    who you’re however definitely you are going to a well-known blogger
    should you aren’t already. Cheers!

  8. situs poker online 99

    It’s hard to find experienced people for this subject, however, you sound like
    you know what you’re talking about! Thanks

  9. goo.gl

    You’ve been single and unattached for quite a while now so you wonder
    why there’s just no blossoming romance taking place when you’ve tiresomely frequented a lot of
    bars (or wherever single men or women gather) looking to bump into the
    next boyfriend or girlfriend. Men can join an online dating services site
    by incorporating few corresponding fees and quite often for free.

    The following are five questions you should ask (or get answers to)
    before meeting track of your matches on a real first date.

    My weblog: cumload xxx (goo.gl)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>